Thursday, December 23, 2010

Melihat orang yang kita sayang pada saat dia tidur

Renungkan/lihatlah betapa sayangnya kita pada mereka.....

Pernahkah anda menatap orang-orang yang anda sayang saat mereka sedang tidur?
Kalau belum, cubalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur.

Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.

Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun akan tampak polos dan jauh berbeza jika ia sedang tidur.

Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.

Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur.
Sedarilah, betapa badan yang dulu kuat dan gagah itu kini semakin tua dan lemah, betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya.
Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya.
Orang inilah, rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.

Sekarang, beralihlah. ...

Lihatlah ibu anda....
Kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai- belai tubuh bayi kita itu kini kasar kerana menempuhi kehidupan yang mencabar demi kita.
Orang inilah yang tiap hari menguruskan keperluan kita.
Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan membebeli kita semata- mata kerana rasa kasih dan sayang, dan sayangnya, itu sering kita salah ertikan.

Cubalah menatap wajah orang-orang yang kita cintai..sayangi itu...
Ayah, Ibu, Suami, Isteri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat,





Semuanya....

Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya.
Rasakanlah energi cinta yang mengalir perlahan-lahan saat menatap wajah mereka yang terlelap itu.
Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda. Pengorbanan yang kadang-kadang tertutupi oleh salah faham kecil yang entah kenapa selalu saja nampak besar.

Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu akan tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur.
Pengorbanan yang kadang melelahkan serta memenatkan mereka, namun enggan mereka ungkapkan.
Dan ekspresi wajah ketika tidur pun membantu untuk mengungkap segalanya.
Tanpa kata, tanpa suara dia berkata... "betapa lelahnya..penatnya aku hari ini".
Dan penyebab lelah dan penat itu?
Untuk siapa dia berpenat lelah
Tak lain adalah
KITA .....

Suami yang bekerja keras mencari nafkah, isteri yang bekerja keras mengurus dan mendidik anak, juga rumah.
Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah menemani hari-hari suka dan duka bersama kita.

Resapilah kenangan-kenangan manis dan
pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah-wajah mereka.
Rasakanlah betapa kebahagiaan dan rasa terharu seketika menerpa jika mengingat itu semua.

Dan cuba fikirkan lah, apa yang akan terjadi jika esok, mereka (orang-orang terkasih itu)




tak lagi membuka matanya, untuk selamanya ... "





keh..keh..keh..


Amazing maths


Beauty of Math!
x
1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 +10= 1111111111

9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888

Brilliant, isn't it?

And look at this symmetry:

1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 = 12345678987654321



Now, take a look at this...


101%



From a strictly mathematical viewpoint:



What Equals 100%?
What does it mean to give MORE than 100%?

Ever wonder about those people who say they are giving more than 100%?

We have all been in situations where someone wants you to
GIVE OVER 100%.

How about ACHIEVING 101%?


What equals 100% in life?


Here's a little mathematical formula that might help
answer these questions:


If:

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Is represented as:

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26.


If:


H-A-R-D-W-O-R-K

8+1+18+4+23+15+18+11 = 98%


And:

K-N-O-W-L-E-D-G-E

11+14+15+23+12+5+4+7+5 = 96%


But:

A-T-T-I-T-U-D-E

1+20+20+9+20+21+4+5 = 100%



THEN, look how far the love of God will take you:



L-O-V-E-O-F-G-O-D

12+15+22+5+15+6+7+15+4 = 101%


Therefore, one can conclude with mathematical certainty that:

While Hard Work and Knowledge will get you close, and Attitude will
get you there, It's the Love of God that will put you over the top!

Now check this out:

Gotcha… :P

Rahsia Sujud Di Dalam Solat Untuk Kesihatan


Sujud bukan sahaja mendekatkan kita dengan Allah SWT tetapi dari sudut perubatan pun ada hikmahnya. Antara hikmah sujud menurut keterangan perubatan ialah:


1. Membetulkan buah pinggang yang terkeluar sedikit dari tempat asalnya.
2. Membetulkan pundi peranakan yang jatuh.
3. Melegakan sakit hernia.
4. Mengurangkan sakit senggugut ketika haid.
5. Melegakan bahagian paru-paru dari ketegangan.
6. Mengurangkan kesakitan pada apendiks atau limpa.
7. Meringankan bahagian pelvis.
8. Menggerakkan otot bahu, dada, leher, perut, punggung ketika akan sujud.
9. Gerakan otot-otot ini menjadikannya lebih kuat dan elastik, secara automatik memastikan kelancaran darah.
10. Bagi wanita gerakan otot ini menjadikan buah dadanya lebih baik dan mudah berfungsi untuk menyusukan bayi.
11. Gerakan bahagian otot memudahkan wanita bersalin, organ peranakan mudah kembali ke tempat asal .
12. Mengurangkan kegemukan.
13. Otak manusia (organ terpenting) menerima banyak bekalan darah dan oksigen.
14. Kedudukan sujud paling baik untuk berehat dan mengimbang lingkungan bahagian belakang tubuh.
15. Memberi dorongan untuk mudah tidur.

Selain itu kesan sujud yang lama akan menambahkan kekuatan aliran darah ke otak yang boleh mengelakkan pening kepala dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekali gus menguatkan mentaliti kita (terutama ketika sujud waktu solat Subuh).

Love Story

If you love something, let it go. If it comes back to you, its yours forever. If it dosent, then it was never meant to be.


Boy: Hey, hun!
Girl: Hey.
Boy: I missed you at school today. Why weren't you there?
Girl: Yeah, I had to go to the doctor.
Boy: Oh really? Why?
Girl: Oh, nothing. Just some annual shots, that's all.
Boy: Oh.
Girl: So what did you guys do in Math today?
Boy: You didn't miss anything that great, just a lot of notes.
Girl: Okay, good.
Boy: Yeah.
Girl: Hey, I have a question to ask.
Boy: Okay, ask away.
Girl: How much do you love me?
Boy: You know I love you more than anything in this world.
Girl: Yeah.
Boy: Why did you ask?
Girl: *silence*
Boy: Is something wrong?
Girl: No. Nothing at all. Um. How much do you care about me?
Boy: I would give you the world in a heartbeat if I could.
Girl: You would?
Boy: Yeah of course I would. *sounding worried* Is there something wrong?
Girl: No, everything's fine.
Boy: Are you sure?
Girl: Yeah.
Boy: Okay. I hope so.
Girl: Would you die for me?
Boy: I would take a bullet for you any day, hun.
Girl: Really?
Boy: Any day. Now, seriously, is there something wrong?
Girl: No, I'm fine. You're fine. We're fine. Everyone and everything is fine.
Boy: Okay.
Girl: Well, I have to go. I'll see you tomorrow at school.
Boy: Alright, bye. I love you!
Girl: Yeah. I love you too. Bye.
THE NEXT DAY AT SCHOOL
Boy: Hey, have you seen my girlfriend today?
Friend: No.
Boy: Oh.
Friend: She wasn't here yesterday, either.
Boy: I know. She was acting all weird on the phone last night.
Friend: Well, dude, you know how girls are sometimes.
Boy: Yeah, but not her.
Friend: I don't know what else to say, man.
Boy: Okay, well I gotta get to English. I'll see ya after school.
Friend: Yeah I gotta get to Science. Later.
THAT NIGHT
Girl: Hello?
Boy: Hey.
Girl: Oh, hey.
Boy: Why weren't you at school today?
Girl: Uh, I had another appointment with the doctor.
Boy: Are you sick?
Girl: Um, I have to go. My mom’s calling on the other line.
Boy: I’ll wait.
Girl: It may take a while. I’ll call you later.
Boy: Alright. I love you.
-very long pause-
Girl: *with a tears in her eyes* Look, I think we should break up.
Boy: What?!
Girl: It’s the best thing for us right now.
Boy: Why?
Girl: I love you.
THE GIRL DOESN’T COME TO SCHOOL FOR 3 MORE WEEKS AND DOESNT ANSWER HER PHONE
Boy: Hey dude.
Friend: Hey.
Boy: What’s up?
Friend: Nothing. Hey, have you talked to your ex lately?
Boy: No.
Friend: So you didn’t hear?
Boy: Hear what?
Friend: Um, I don’t know if I should be the one to tell you…
Boy: Dude, just tell me!
Friend: Uh. Call this number, 433-555-3468.
Boy: Okay, thanks!
BOY CALLS THE NUMBER AFTER SCHOOL
Voice: Hello, Suppam County Hospital. This is Nurse Victoria.
Boy: Uh, I must have the wrong number. I’m looking for my friend.
Voice: What is their name, sir?
*boy gives info*
Voice: Yes, this is the right number. She’s one of our patients here.
Boy: Really? Why? What happened? How is she?
Voice: Her room number is 646 in building A, suite 3.
Boy: WHAT HAPPENED?!
Voice: Please come by, sir, and you can see her. Goodbye.
Boy: WAIT! NO!
THE BOY GOES TO HOSPITAL, AND TO ROOM 646, BUILDING A, SUITE 3. THE GIRL IS LYING IN THE HOSPITAL BED.
Boy: Oh my God, are you okay?
Girl: *silence*
Boy: Dear, talk to me!
Girl: I..
Boy: You what?
Girl: I have cancer and I’m on life support.
Boy: *breaks into tears*
Girl: They're taking me off tonight.
Boy: Why?
Girl: I wanted to tell you, but I couldn’t .
Boy: Why didn’t you tell me?
Girl: I didn’t want to hurt you.
Boy: You could never hurt me.
Girl: I just wanted to see if you felt about me the same as I felt about you.
Boy: Huh?
Girl: I love you more than anything. I would give you the world in a heartbeat. I would die for you and take a bullet for you.
Boy: *crying*
Girl: Don’t be sad. I love you and I’ll always be there with you.
Boy: Then why did you break up with me?
Nurse: Young man, visiting hours are over.
The boy leaves and later that night the girl is taken off of life support and dies, but what the boy didn’t know is that the girl only asked him those questions so she could hear him say it one last time. She only broke up with him because she knew she only had 3 more weeks left to live and thought that it would cause him less pain and give him time to get over her before she died.
NEXT DAY
The boy is found dead with a gun in one hand and a note in the other.
THE NOTE SAID:
“I told her that I would take a bullet for her, just like she said she would die for me.”


Our eye

Fact: Whenever we see someone/something we like, the pupils of our eyes dilate and grow larger. It’s almost as if our eyes are trying to see as much of this as possible. This is an involuntary and uncontrollable physiological response.

Saturday, December 18, 2010

Women

Jangan engkau kahwini wanita yang enam; yang ananah, yang mananah, dan yang hananah, dan jangan engkau kahwini yang hadaqah, yang baraqah dan yang syadaqah." - Imam Al-Ghazali-



Wanita Ananah:
Wanita yang banyak mengeluh dan mengadu dan tiap saat memperalatkan sakit atau berpura-pura sakit.


Wanita Mananah:
Wanita yang suka mengungkit-ngungkit terhadap suaminya. Wanita ini sering menyatakan seperti; "Aku membuat itu keranamu"


Wanita Hananah:
Wanita yang menyatakan kasih sayangnya kepada suaminya yang lain, yang dikahwininya sebelum ini atau kepada anaknya dari suami yang lain.


Wanita Hadaqah:

Wanita yang melemparkan pandangan dan matanya pada tiap sesuatu, lalu menyatakan keinginannya untuk memiliki barang itu dan memaksa suaminya untuk membelinya.


Wanita Baraqah:
1) Wanita yang sepanjang hari mengilatkan dan menghias mukanya.
2) Wanita yang marah ketika makan dan tidak mahu makan kecuali sendirian dan diasingkannya bahagianya.


Wanita Syadaqah:
Wanita yang banyak bercakap perkara yang lagha (sia-sia) dan lagi membisingkan